Panduan Google Analytics Pemula (Step by Step) | Sports News Feed
Panduan Google Analytics Pemula (Step by Step)

Panduan Google Analytics Pemula (Step by Step)

Panduan Google Analytics Pemula – Halo, Smart People! Kalian pasti pingin tau, gimana caranya untuk meningkatkan performa website, baik itu untuk penjualan online, mendatangkan traffic, hingga membuat konten yang disukai oleh para visitor kalian. Semuanya bisa kamu lakukan dengan Google Analitycs. Google Analytics menghadirkan laporan lengkap agar kamu bisa melakukan evalusi di website, sehingga kamu lebih mudah melakukan optimasi. Beberapa hal yang bisa Kamu cek melalui Google Analytics, seperti, Realtime, Kemudian, demografi pengunjung, Perilaku pengunjung, Jumlah trafik, Sumber trafik, Kecepatan website, hingga Conversion.

Yuk simak sampai selesei biar kamu bisa tau gimana cara memasang dan menggunakan Google Analytics di website kamu. Sebelum kita lanjut ke topiknya, jangan lupa untuk subscribe dulu website sportsnewsfeed.live. Dan nyalain lonceng notifikasi biar kamu nggak ketinggalan info terbaru dari kita. Sebelum mulai menggunakan Google Analytics, kamu harus memasangnya terlebih dulu di website kamu. Berikut langkah – langkahnya.

Langkah pertama, Buat akun Google Analytics, dengan mengunjungi link berikut Kemudian, klik tombol Sign In yang berada pada bagian atas halaman. Jika Anda belum memiliki akun Gmail, silakan daftar terlebih dahulu dengan memilih tombol Create Acount.

Untuk membuat akun baru di Google Analytics, Anda perlu memasukkan beberapa informasi dalam kolom isian di bawah ini. Silakan isi detail yang diperlukan dan klik tombol Get Tracking ID. Hingga tahap ini, kamu sudah berhasil membuat akun Google Analytics.

Selanjutnya, kamu perlu memasang tracking code ke website.

  1. Yang pertama, Login ke dashboard WordPress instal plugin Google Analytics. Untuk menginstal, pilih menu Plugins, kemudian, Add New, kemudian pada kolom pencarian ketikkan Google Analytics dan mulai instalasi plugin By ShareThis.
  2. Kedua Setelah instalasi plugin selesai dan plugin telah diaktifkan, masuk ke menu Settings dan Google Analytics.
  3. Yang ketiga, Paste code analytics ke kolom Web Property ID dan klik tombol Save Changes. Tracking code sudah berhasil ditambahkan ke blog WordPress.

Laporan dari Google Analytics akan tampil dalam kurun waktu 12 hingga 24 jam. Detail statistik website Anda dapat Anda lihat pada tab Reporting. Selamat! Sekarang, kamu sudah berhasil memasang Google Analytic di Website WordPress kamu.

Selanjutnya, ayo kita belajar cara menggunakannya.

  1. Yang pertama, Realtime. Pada bagian Realtime, masuk ke bagian Overview, Di sana, kamu bisa melihat metrik realtime web. Dalam halaman Overview, ada beberapa data yang bisa kamu lihat, seperti, Jumlah user yang membuka web secara realtime, device yang digunakan untuk akses web seperti desktop atau mobile, Pageview per menit, Pageview per detik, Top referral, Top social traffic, Top keywords, Top active pages, dan Top locations. Data tersebut tertampil dalam bentuk ringkasan Untuk tampilan yang lebih lengkap, Anda bisa akses submenu Locations, Traffic Sources, Content, Events, dan Conversions di bawah tulisan Realtime.
  2. Yang kedua, Demografi Audiens. Siapa yang mengunjungi website Anda? Dan dari mana saja mereka berasal? semuanya bisa kalian ketahui dari Google Analytics. Untuk melihat tampilan sederhana alias rangkuman data audiens, kamu bisa langsung masuk ke menu Audience dan pilih Overview. Di bagian ini kamu bisa melihat data, seperti, Jumlah pengguna, Jumlah tayangan halaman, Jumlah pengguna baru, Jumlah halaman dibuka dalam satu sesi, Jumlah sesi, Jumlah sesi per pengguna, Bounce rate, Demografi berdasarkan bahasa, negara, dan kota, Sistem operasi yang digunakan, serta, informasi sistem operasi ponsel yang dipakai oleh audiens. Kamu juga bisa cari tahu topik apa yang paling disukai oleh audiens melalui Audience, kemudian Interests. Lewat menu ini, kamu bisa tahu topik apa yang diminati oleh pengunjung atau (Affinity Categories), produk apa yang diminati dan siap dibeli atau (In-Market Segments), dan keduanya atau (Other Categories).
  3. Yang ketiga adalah, Perilaku Pengunjung. Kamu bisa mengetahuinya melalui, Audience, kemudian klik Behaviour Di sana, kamu bisa tahu bagaimana audiens kamu merespons setiap halaman yang ada di website kamu. Di bagian ini, kamu bisa melihat data seperti, pengunjung baru dan pengunjung lama, frekuensi dan keterkinian, engagement, kualitas sesi, dan kemungkinan konversi. Selanjutnya, kamu juga bisa melihat info traffic yang masuk ke website.
  4. Yang keempat, Overall traffic Data, ini menunjukkan seberapa banyak website kamu dikunjungi dalam jangka waktu tertentu. Dari sini, kamu juga bisa tahu seberapa populer web yang dimiliki. Untuk mencari tahu semua traffic, kamu bisa melakukannya dengan cara klik menu Acquisition, kemudian klik All Traffic. Di bawah All Traffic, masih ada pilihan channel, treemaps, source atau medium, dan refferals. Keempat opsi tersebut bisa kamu gunakan untuk melihat secara detail trafik website kamu. Lanjut lagi, hal dasar yang wajib kamu ketahui ialah Sumber Traffic atau Traffic Source.
  5. Yang kelima, Traffic Source. Keuntungan mengetahui data ini adalah kamu bisa mengevaluasi dari mana sumber trafik. Kamu juga bisa menggunakan data tersebut untuk bahan pertimbangan bagi kamu membuat promo atau strategi untuk menjangkau para audiens. Ada empat Traffic Source utama di Google Analytics, Keempatnya, yaitu organic, direct, referral, dan social. Organic adalah trafik yang didapatkan dari hasil pencarian di mesin pencari seperti Google, Bing, Yahoo, dan lainnya. Kemudian, Direct adalah trafik yang berasal dari URL yang langsung diketikkan di address bar browser. Lanjut, ada Refferals, Refferals memuat daftar website atau channel yang mengirimkan trafik pada web. Yang terakhir, Social. Mendaftarkan media sosial apa saja yang mengirimkan trafik pada website Anda. Selain keempat sumber di atas, ada juga paid search dan email. Kedua sumber trafik ini biasanya hanya ditemukan pada web bisnis dan ecommerce. Paid search merupakan trafik yang didapatkan dari iklan. Lalu, email merupakan trafik yang didapatkan ketika Anda melampirkan URL web di newsletter.
  6. Yang keenam, ada kecepatan website atau Website Speed. Selain menggunakan tools seperti Google PageSpeed Insight atau tools lainnya, kamu juga bisa mengecek kecepatan website melalui Google Analytics. Caranya cukup dengan klik Behaviour lanjut ke Site Speed. setelahnya akan muncul tampilaan seperti beriku ini.
  7. Google juga memberikan rekomendasi ideal untuk loading halaman. Klik bagian Speed Suggestions atau Saran Kecepatan. Pilih halaman mana yang ingin kamu ketahui. Kemudian klik link pada kolom Saran Kecepatan Laman. Nantinya, kamu akan langsung dibawa ke pop-up Google PageSpeed Insight. Pop-up ini akan menganalisis halaman web yang diminta. Dalam waktu singkat, kamu akan dapatkan saran-saran yang bisa diterapkan untuk mempercepat waktu load.

Akhir Kata

Nah, kamu pasti sekarang sudah ada gambaran gimana cara menggunakan Google Analytics. Selanjutnya kamu pingin panduan tentang apa, nih? Tulis ya di kolom komentar. Jangan lupa untuk follow semua social media sportsnewsfeed.live. Like and share this artikel and subscribe to this website. Kita ketemu lagi di konten berikutnya. Sampai jumpa.